Assaalamualaikum Wr.Wb
Kali ini saya mau berbagi tips cara budidaya Lada/pedes yang baik dan benar dengan bibit unggul, pohonnya rindang tidak tinggi tetapi buahnya lebat/banyak.
Kali ini saya sengaja bersama siswa/Sisiwi kelas VI SDN 2 Parungbanteng dalam rangka praktik di mata pelajaran PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup).
Untuk memberikan pengalaman langsung terhadap siswa/siswi maka dari itu saya memberitahuan kepada siswa siswi untuk membawa Alat dan bahan yang akan digunakan budidaya Lada/Pedes
Alat :
1. Cangkul (Pacul)
2. Kored
3. Garpu
4. Plastik Polibag (sudah saya siapkan dan siswa tidak perlu membawanya)
Bahan :
1. Pupuk Kandang
2. Gabah Padi/Sekam
3. Bibit Lada yang Sehat
Mari simak cara budidaya Lada yang kami lakukan.
Pertama-tama siswa membersihkan penangkaran/tempat untuk menyimpan Lada , setelah itu siswa dapat mencampurkan bahan-bahan yang sudah dibawa diantaranya pupuk kandang dan Sekam, setelah di campur tinggal aduk rata dengan tanah dengan perbandingan yang seimbang antara pupuk kandang, sekam dan tanah agar hasilnya maksimal.
Setelah bahan-bahan sudah tersedia, siswa dapat memasukannya kedalam polibag atau plastik lainnya, dengan ukuran sedang tidak terlalu kecil dan tidak pula terlalu besar, kemudian rapihkan polibag yang sudah di isi tanah dengan benar dan rapih, beri jarak antara pilibag satu dengan yang lainnya.
Ketika polibag sudah tersusun rapih biarkan dulu beberapa minggu tanah tersebut dengan tujuan untuk membuat tanah semakin subur dan tidak banyak hama bagi bibit Lada/pedes.
Apabila polibag sudah siap di tanami Lada maka carilah bibit lada dengan cara di stek, kenapa menggunakan stek, yang pertama agar lebih cepat tumbuh, yang kedua agar lebih cepat berbuah dan tidak memakan banyak waktu.
Sebelum polibag ditanami Lada alangkah baiknya di siram terlebih dahulu kemudian tutup penangkaran polibag yang sudah di isi tanaman Lada dengan tujuan agar tidak terkena matahari langsung dan apabila hujan tidak terkena air hujan langsung karena air hujan cukup keras untuk tanaman yang baru d tanam.
Itulah sekilas cara budidaya Lada/Pedes di SDN 2 Parungbanteng , untuk penanaman selanjutnya nanti kita lihat proses perkembangan tanaman Lada yang telah ditanam.
Untuk dapat belajar tentang budidaya bisa rekan-rekan share dan bisa d lihat di chanel youtube @sekokahalam_sanggabuana
Atau berlangganan di blog kami sekolahalamsanggabuana@blogspot.com
Jangan lupa follow ig kami
@Sekolahalam_sanggabuana
Facebook @Sangga Buana
Jangan lupa share ya.
Semoga bermanfaat sahabat Generasi Alam
Wassalamualaikum Wr.Wb
Kali ini saya mau berbagi tips cara budidaya Lada/pedes yang baik dan benar dengan bibit unggul, pohonnya rindang tidak tinggi tetapi buahnya lebat/banyak.
Kali ini saya sengaja bersama siswa/Sisiwi kelas VI SDN 2 Parungbanteng dalam rangka praktik di mata pelajaran PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup).
Untuk memberikan pengalaman langsung terhadap siswa/siswi maka dari itu saya memberitahuan kepada siswa siswi untuk membawa Alat dan bahan yang akan digunakan budidaya Lada/Pedes
Alat :
1. Cangkul (Pacul)
2. Kored
3. Garpu
4. Plastik Polibag (sudah saya siapkan dan siswa tidak perlu membawanya)
Bahan :
1. Pupuk Kandang
2. Gabah Padi/Sekam
3. Bibit Lada yang Sehat
Mari simak cara budidaya Lada yang kami lakukan.
Pertama-tama siswa membersihkan penangkaran/tempat untuk menyimpan Lada , setelah itu siswa dapat mencampurkan bahan-bahan yang sudah dibawa diantaranya pupuk kandang dan Sekam, setelah di campur tinggal aduk rata dengan tanah dengan perbandingan yang seimbang antara pupuk kandang, sekam dan tanah agar hasilnya maksimal.
Setelah bahan-bahan sudah tersedia, siswa dapat memasukannya kedalam polibag atau plastik lainnya, dengan ukuran sedang tidak terlalu kecil dan tidak pula terlalu besar, kemudian rapihkan polibag yang sudah di isi tanah dengan benar dan rapih, beri jarak antara pilibag satu dengan yang lainnya.
Ketika polibag sudah tersusun rapih biarkan dulu beberapa minggu tanah tersebut dengan tujuan untuk membuat tanah semakin subur dan tidak banyak hama bagi bibit Lada/pedes.
Apabila polibag sudah siap di tanami Lada maka carilah bibit lada dengan cara di stek, kenapa menggunakan stek, yang pertama agar lebih cepat tumbuh, yang kedua agar lebih cepat berbuah dan tidak memakan banyak waktu.
Sebelum polibag ditanami Lada alangkah baiknya di siram terlebih dahulu kemudian tutup penangkaran polibag yang sudah di isi tanaman Lada dengan tujuan agar tidak terkena matahari langsung dan apabila hujan tidak terkena air hujan langsung karena air hujan cukup keras untuk tanaman yang baru d tanam.
Itulah sekilas cara budidaya Lada/Pedes di SDN 2 Parungbanteng , untuk penanaman selanjutnya nanti kita lihat proses perkembangan tanaman Lada yang telah ditanam.
Untuk dapat belajar tentang budidaya bisa rekan-rekan share dan bisa d lihat di chanel youtube @sekokahalam_sanggabuana
Atau berlangganan di blog kami sekolahalamsanggabuana@blogspot.com
Jangan lupa follow ig kami
@Sekolahalam_sanggabuana
Facebook @Sangga Buana
Jangan lupa share ya.
Semoga bermanfaat sahabat Generasi Alam
Wassalamualaikum Wr.Wb





























